Lewati ke konten utama
Kembali ke FAQ

Bagaimana prosedur hemodialisis dilakukan?

Hemodialisis adalah terapi pengganti sebagian fungsi ginjal yang dilakukan secara berkala di rumah sakit atau unit dialisis.

  1. Sebelum tindakan, berat badan, tekanan darah, dan keluhan Anda diperiksa. Berat badan dipakai untuk menentukan berapa banyak cairan yang perlu ditarik pada sesi tersebut.
  2. Darah diambil dari akses vaskular, umumnya fistula AV (sambungan pembuluh arteri dan vena), graft, atau kateter, lalu dialirkan ke mesin dialisis.
  3. Di dalam mesin, darah melewati dialyzer. Di bagian ini zat sisa metabolisme seperti ureum dan kreatinin, serta kelebihan cairan, dipindahkan ke larutan dialisat.
  4. Darah yang sudah dibersihkan dikembalikan ke tubuh melalui jalur akses yang sama.
  5. Setelah sesi selesai, akses ditutup dan diberi penekanan sampai perdarahan berhenti, lalu Anda dipantau sebentar sebelum diizinkan pulang.

Selama sesi berlangsung, petugas memantau tekanan darah, denyut nadi, dan keluhan Anda. Sampaikan segera bila merasa pusing, kram, mual, atau tidak nyaman. Jangan mengubah jadwal atau melewatkan sesi tanpa persetujuan dokter.